Team 2-5 [Part 5.2]

Title: Team 2-5 [Part 5.2]
Genre: Comedy
Rating: PG-13
Character: seperti biasa, pairing dirahasiakan B)

The second part! Kali ini siapa kira-kira? XP
Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 5.1

Sepuluh orang itu berjalan keluar dari 4D Theater. 2 orang sudah kabur duluan, 8 sisanya masih saling menunggu.
Salah satu eh salah dua dari mereka sedang kasak-kusuk sendiri, entah meributkan apa. Sepertinya rencana kabur, mengikuti jejak 2 orang tadi. Yang yeoja sibuk menandai tempat-tempat kabur-destination *?* mereka, sementara namjanya hanya menyandarkan kepala dengan ekspresi malas di pundak si yeoja dengan sedotan di mulutnya.

“Beraaaaat~” keluh si yeoja. Si namja tidak mengatakan apa-apa, hanya menyodorkan (?) ujung sedotannya ke mulut si yeoja. Tidak jelas.
“Min-ya, bisa singkirkan kepalamu?”
“Nggak mau~” Taemin menggelengkan kepalanya. “Sekali-sekali Ra-ya, ya?”
“Hmm…” akhirnya Sungra diam saja. Membiarkan Taemin memainkan anak-anak rambutnya yang jatuh di sekitar leher dan sesekali memainkan jari-jari tangannya.
“Kita mau kemana habis ini?” tanya namja itu.
“Mau main apa lihat-lihat toko?”
“Terserah kau saja.” Taemin mengulurkan tangannya ke arah peta itu dan menunjuk ke satu titik. “Tapi aku bosan main Ra-ya, ke sana saja bagaimana?”
“Hoo, boleh…” gumam Sungra, kali ini sambil mengambil tindakan tegas –memindahkan kepala Taemin secara paksa. Kepala Taemin hampir saja membentur sandaran bangku panjang tempat mereka duduk, dan itu sudah lebih dari cukup untuk membuat ekspresi wajah namja itu berubah cemberut.
“Ya! Appo!” bohong besar. Tidak ada yang terluka dalam kejadian tadi.
“Kan tadi sudah kusuruh memindahkan kepalamu sendiri, salahnya nggak nurut.” balas Sungra pendek dan cepat.
“Huuuuuuh~”
“Aish~ oke, oke. Mianhae Min-ya~” Sungra mengalah. Taemin langsung mengubah raut wajahnya 180 derajat, membuat Sungra geleng-geleng kepala.
“Kaja Ra-yaaaaa!”

——-

Taemin dan Sungra memasuki toko yang letaknya paling dekat dengan mereka. Di dalamnya cukup sepi, hanya kelihatan beberapa orang di sana. Taemin langsung menyeret Sungra ke satu rak yang ada di toko tersebut.
“Ini bagus, kan?” Sungra menunjukkan 2 strap handphone di tangannya. Taemin mengangkat alis dan mengambil salah satu.
“Kenapa beli dua? Warnanya sama pula.” tanyanya. Sungra menggeleng gemas.
“Yang satu untukku, satunya untukmu. Dasar babo.”
“Oooooh, begitu? Bilang dong dari tadi!” Taemin tertawa lepas. Sungra langsung menginjak kakinya.
“Jangan berlebihaaaaan!” desisnya sambil membekap mulut Taemin, membuat teriakan ekspresi rasa sakitnya tertahan. Namja itu mengangguk pasrah.

Mereka diam lagi. Sungra melanjutkan kegiatan memilih-milih barang dengan phone strap tadi di tangan, sementara Taemin hanya melihat-lihat ke sekeliling. Pandangannya berhenti di satu benda dan ia refleks mengulurkan tangannya untuk mengambil benda itu. Sambil membolak-balik (?) benda itu dan melihat label harganya, ia melirik Sungra yang masih asyik dengan dunianya sendiri. Setelah yakin Sungra tak akan sadar jika ia meninggalkannya sebentar, Taemin langsung berjalan menjauh dari Sungra lengkap dengan barang tadi di tangan. Sungra sendiri tetap belum menyadari ketidak-hadiran namja itu di sebelahnya.

“Ra-ya, Ra-ya~”
Sungra menoleh dan mendapati sebentuk (?) boneka Keroro ukuran sedang di depannya. Sedetik kemudian, kepala Taemin muncul dari balik boneka.
“M-Mwo?”
“Nih.” Taemin langsung menyurukkan boneka itu ke pelukan Sungra.
“Kau… ini… kenapa?” saking kagetnya, Sungra tak bisa memilah dan mengolah kata-katanya. Taemin tersenyum kecil dan mengacak rambut yeoja di depannya.
“Hanya ingin membelikanmu sesuatu. Tidak boleh?”
“Boleh…”
“Joha?”
“Neomuuuu!” Sungra tersenyum lebar.
“Kalau begitu, bayar sini.”
“Lho? Ikhlas nggak sih?” protes Sungra.
“Fifty-fifty. Ayo bayaaaar~” Taemin langsung memasang wajah mesumnya, membuat Sungra –agak– merinding.

“Berapa, sih?” tanya Sungra, mencoba mengesampingkan prasangka buruknya.
“Ra-ha-sia!”
Dan tiba-tiba Sungra merasa de javu. Dia pernah mengalaminya, dan sepertinya ia bisa menebak apa yang akan terjadi berikutnya.
“Lah terus aku bayarnya gimana?”
“Begini saja~” Taemin mendekatkan kepalanya ke Sungra. 10 cm, 8 cm, 6 cm, 4 cm…

“EH?” Taemin langsung menarik kepalanya begitu sadar bibirnya menyentuh sesuatu yang empuk, lembut, dan kering yang ternyata… boneka Keroro Sungra -_-
“Gomawo, Sergeant Keroro!” Sungra tertawa –evillaugh– dan memeluk boneka itu erat. Tawanya makin keras terdengar saat melihat wajah Taemin yang kecewa bercampur kesal.
“Kecewa, hmm? Makanya jangan aneh-aneh!” tawa yeoja itu makin menjadi, membuat jumlah lipatan di wajah Taemin bertambah. Tapi raut wajah nggak enak dilihat itu tidak bertahan lama, karena sesaat kemudian, Taemin menarik lengan Sungra, membuat yeoja itu refleks menoleh ke arahnya, dan menahan protes Sungra dengan bibirnya sendiri. Mata yeoja itu langsung terbelalak begitu sadar apa yang sedang terjadi. Namja itu dengan santainya menciumnya di tempat umum. Ulangi, di tempat umum. Memang toko itu sedang sepi, tapi kan tetap sajaaaaaaaaa-_-“

“Puas?” desis Sungra. Taemin mengangkat bahu.
“Mungkin?”
Sungra menghela napas menahan kesal. Ia berbalik dan memungut phone strap yang tidak sengaja terjatuh saat Taemin memberinya boneka tadi, lalu berjalan dengan Taemin yang masih senyum-senyum tidak jelas di belakangnya.
“Marah yaaa?” goda Taemin. Sungra mendengus.
“Kalau marah cepat tua, lhooo~”
Masih tidak ada reaksi.
“Dasar tukang ngam…”

TREK
Sungra meletakkan phone strap tadi di meja kasir dengan agak kasar. “Berapa harganya?”
“Semuanya 5.000 won.” jawab petugas kasir di depannya setelah men-scan barcode kedua benda itu. Sungra mengambil uang 5.000 won dari dompetnya dan memberikannya ke petugas kasir itu.
“Tidak usah pakai plastik. Kamsahamnida~” ia mengambil kedua phone strap tadi dan segera berjalan keluar dari toko itu, dengan Taemin yang (masih) berada di belakangnya, hanya saja kali ini ia lebih siaga karena sepertinya emosi yeoja di depannya itu sedang tinggi.
“Masih marah?” tanya Taemin akhirnya. Ia menyusul Sungra dan berjalan di sebelahnya, lalu menggamit tangan yeoja itu.
“Menurutmu?”
“Masih. Iya kan?”
Sungra tidak menjawab. Taemin menghela napas dan memilih diam saja. Lebih baik ia membiarkan yeoja itu menurunkan temperamennya dulu.

“Mana handphonemu?” tanya Sungra setelah agak lama mereka diam. Taemin mengangkat alis heran, tapi tetap mengambil ponselnya dan memberikannya ke Sungra. Ia lalu mengamati Sungra yang membuka pembungkus phone strap tadi, agak kesulitan karena ia harus memegang handphone Taemin di satu tangan.
“Biar kubukakan.” Taemin mengambil kedua phone strap yang masih berbungkus (?) itu dan membuka salah satunya. “Kalau cuma begini, aku juga bisa memasangnya sendiri Ra-ya~”
“Hmm.” Sungra bergumam tidak jelas, lalu menyodorkan ponselnya sendiri ke hadapan Taemin.
“He?” tanya Taemin dengan wajah bodoh.
“Pasangkan.”
Taemin mengangkat bahu tapi tetap menuruti perintah yeoja aneh di sebelahnya. Ia langsung memasangkan phone strap warna merah-hitam itu di handphone Sungra, lalu mengembalikannya ke pemilik aslinya.

“Bagus kaaaaaan?” Sungra mengacungkan handphone mereka di depan Taemin. Taemin tertawa kecil.
“Iya, bagus~” jawab Taemin.
Yah, setidaknya mood Sungra sudah kembali seperti semula, iya kan?

———

Sungra duduk di dekat wahana Ferris Wheel dengan Keroro di pangkuannya. Taemin sedang membeli es krim di satu ice cream parlor yang berada di dekat mereka, dan ia harus menunggu di tempat itu.
Dengan wajah bosan, ia menggembungkan pipinya dan meniup poninya. Kebiasaan yang selalu ia lakukan kalau sedang bosan. Sesekali ia melirik ke arah ice cream parlor tempat Taemin membeli es krim, mencari penampakan namja itu, tapi sepertinya sulit sekali menemukannya mengingat tempat itu cukup ramai.

Bam ratatata tatatatatata

Ponsel Sungra berdering. Ia langsung mengangkatnya tanpa pikir panjang.
“Yeobosaeyo~ Sungra disini~”
“Yeobosaeyo, Ra-ah? Aku ada rencana…”
Sungra langsung menjauhkan ponselnya dari telinga dan melihat caller ID di layar. Kyuhyun. Tapi kok suaranya suara Hyunjoon?
“Rencana apa?”
“Ini tentang dua couple itu, HyuKo dan JunHo. Apa ada salah satu dari mereka yang ada di dekatmu?”
Yeoja itu mengedarkan pandangan ke sekitar. Tidak ada satupun orang yang disebutkan Hyunjoon di sana.
“Tidak ada.”
“Ya sudah, kalau begitu tolong telpon salah satu dari mereka… ah, HyuKo saja. Suruh mereka datang ke area Ferris Wheel, arasseo?”
“Ya! Kenapa aku? Seenaknya saja!”
“Aku tidak bisa menelpon pakai handphoneku, dan sekarang Kyuhyun sudah menatapku dengan tatapan iblis yang sarat kekejaman… ups, iya, mianhae Hyun-ah. Ra-ah? Kau masih di sana? Pokoknya beri tahu HyuKo ya! Awas kalau tidak!” dan sambungan telepon diputuskan. Sambil menggerutu, Sungra langsung menelpon Ayako.

“Yeobosaeyo? Aya-chan? Kumpul di Ferris Wheel sekarang! Ne, disuruh Hyunjoon, aku juga tak tahu apa maksudnya. Uh-hum, annyeong~”

Advertisements

9 thoughts on “Team 2-5 [Part 5.2]”

  1. WOHOOOOOOOOOOOOOOO part 5.2 AI EM KAMIIIIIIIIIING *plak!

    ecieeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee baru pembuka udah manja-manjaan si taeminnya :3
    untung kepala taemin, bukan yesung *plak! *digebukclouds

    huaaaaaaaah jalan-jalan berduaaaa X3
    strap hape kembaraaaaaaaaan~
    dibeliin boneka keroroooo~
    dici—————– yaah begitulah XD
    ngambek-ngambekan abis itu baikaaaan~
    AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA I LOVE YOU TAERAAAAAAAAAAAAA~~
    *cubitsatusatu

    waaaaah rencana udah mulai disebarluaskan oleh hyunjoon
    kasian joon nelepon dibawah ancaman kyu XD

    Ferris wheel? hmm.. :7
    apa yang bakal terjadi sama HyuKo dan JunHo yaaaaa :7

    HWAITING DONGSAENG-AAAH!! \(^o^)/

    1. *tebar bunga* *gelar karpet merah*

      hoooooooo~ biasa, namanya juga taemiiiiiin ._.
      kalau yesung bisa-bisa saeng digebukin bee eonn -_-” *plak

      ooooo rae iri ya? iri? XD XD XD *kena tendang raena*
      YA! APPO! *eluspipi* *siap2 mau bales nyubit*
      makanya, minta seung ngajak jalan2 juga donggg XD XD XD

      hoo, jelas, kalau nggak langsung disebarin kapan mau dijalanin? ntar keburu… keburu… keburu apayaaa :3
      itu kalau kelamaan ntar bisa bisa joon yang bayar tagihan telpon kyu, makanya joon harus bisa ngasih info dalam tempo yang sesingkat-singkatnya (?)

      kira2 gimana nih eonn? XP XD
      gimana yaaaaa enaknyaaaa 😀

      ne, hwaitiiiiing *tebar konfetti*

      1. *ambil bunga *jual(?)

        kalo namanya bukan taemin gimana saeng? XD
        oh iya ya, salahsalahsalah -__-

        iri? ngg.. nggak kok nggak! nggak pokoknya nggak! #lari
        seung ngajak jalan”? boleeeeh kemana aja boleeeeh XD

        keburu——— apa ya? *ikut bingung
        kayak proklamasi aja -__- kyu pelit dong? hhahahaha XD

        bakal romantis? tragis? magis? ciamis(??)

        *ikutan tebar konfetti* 😀

        1. udah ketularan HyuKo beneran nih-_____-

          yeee, gakmau, maunya taemiiiin *eh *apadeh
          gakpapa sih eonn, yesung ganteng kok kalau kepalanya agak kecil dikit *PLAK

          ahmasaaa? ahmasaaa? *senggol
          walau ke ujung dunia~ pasti akan ku nanti~ meski ke ujung samudra~ pasti ku kan menunggu~ *nyanyi

          keburu waktunya habiiiiiiiiis :p
          emang! hahahahaha, sepertinya virus pelit hyuk udah nyebar kemana-mana -____-

          yang saeng tau, eonni bau amiiiiiiiiiiiiiis *salah *ditendang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s