[Ficlet] Crisis

Title: Crisis
Genre: angst
Rating: G
Character:

Mataku masih menatap lekat layar laptop di depanku. Masalah Angiospermae, Gymnospermae, dan berbagai spesies macam Ginkgo biloba sampai Gnetum gnemon terpampang jelas di sana, dalam satu file powerpoint yang harus dikumpulkan malam ini –maksimal pukul 23:59:59 ke alamat e-mail guru biologi kelasku.

Kuhela nafas dalam-dalam sebelum kemudian mataku beralih ke tumpukan buku di sebelahku. Apa kabar negasi, trigonometri, dan geometri? Juga arus listrik dan ohmmeter? Lalu bagaimana dengan semua hapalan bahasa Jepang yang terlupakan seminggu terakhir ini? Jangan lupakan tugas-tugas stoikiometri, konsep redoks, ulangan hukum-hukum reaksi minggu depan–sudah cukup. Aku tahu otakku sudah siap meledak kapan saja ia mau.

Drrt… drrt…

Ponselku, yang kuletakkan di sebelah laptop, berdering tanpa permisi. Satu nickname terpampang jelas di sana. Blonde Mushroom, hanya dalam sekali lihat aku sudah tahu siapa yang meneleponku. Angkat tidak ya? Aaaah tapi aku sedang sibuk, tapi bagaimana ya?
Benda itu berhenti bergetar. Layarnya yang tadi berkedip-kedip mati sama sekali. Kuacuhkan saja dan kembali ke tugasku yang mendadak terbengkalai tadi.

Layar ponselku kembali berkedip. Satu SMS.

Berkedip lagi. Dua. Tiga. Empat. Lima. Jeda beberapa saat, lalu ponselku kembali berdering. Nada dering yang sama. Akhirnya kuputuskan untuk menerima panggilan itu.

“Yeoboseyo? Ra?”
“Ne.” jawabku pendek.
“Kenapa tidak menjawab teleponku?”
“Aku… sibuk.”
“Tugas?”
“Ne.”
“Ah, arasseo. Sudah selesai?”
“Begitulah.”
“Kau kenapa menjawabnya pendek-pendek? Aku kan sedang -mencoba- memperhatikanmu~”
Tatapan mataku berhenti di jam di pojok layar laptop. Pukul 23:15? Gawat!
“Taemin-ah, mianhae… aku sibuk, ha–”
“Ya! Jawab dulu pertanyaanku!”
“Kau ini apa-apaan sih? Aku sibuk! Tugasku menumpuk!” tanpa sadar aku meninggikan intonasi suaraku. Panik benar-benar menguasai otakku hingga aku tidak bisa memilih dan memilah kata-kata yang harus kuucapkan.
“Sungra-ah, berhenti berteriak, tenanglah, jangan pa–”
“Aku tidak akan panik kalau aku bisa mengerjakan tugasku dengan tenang tanpa gangguan!”
“Jadi kau menganggap aku gangguan, begitu?” suara Taemin di seberang meninggi.
“Menurutmu?”
“Baiklah, kalau kau menganggapku gangguan ya sudah! Berarti kau tidak perlu kuhubungi lagi? Oke!”
“Itu kau sadar!” teriakku ke mikrofon. KLIK! Kutekan tombol ‘end’ di ponselku untuk menghentikan sambungan telepon.

Kesal, aku mengacak rambut dan separo membanting benda dalam genggamanku ke meja. Kalau begini ceritanya, rasanya aku tidak ingin punya namjachingu yang selalu merecokiku tiap 5 menit sekali!
Kembali kufokuskan pandanganku ke laptop. Semenit kemudian, aku menyerah oleh waktu dan kapasitas mataku. Ku-save file itu tanpa mengeceknya untuk terakhir kalinya, dan langsung kukirim ke e-mail guruku. Persetan dengan berapa nilai yang kudapat besok, setidaknya tidak kosong.

Aku menutup laptop, secara otomatis mengubahnya ke mode Hibernate, dan meraih handphoneku sebelum masuk ke kamar. Aku harap setelah ini aku bisa langsung tidur…

…yang ternyata tidak.

Berkali-kali kulirik layar ponselku, tapi tidak ada perubahan sama sekali. Kemudian aku sadar kalau aku masih menunggu satu SMS rutin dari si Blonde Mushroom. Ke mana ya? Apa dia marah karena yang tadi itu? Hei, seharusnya dia bisa mengerti kalau aku sedang panik makanya emosiku jadi mudah terpancing!

Sudah lewat 10 menit, masih belum ada apa-apa. Kuputuskan untuk meneleponnya,  first move tidak harus selalu dilakukan oleh namja, kan?

Tidak ada jawaban. Nihil. Astaga. Bagaimana ini? Apa dia benar-benar marah padaku?

3 kali dan tidak ada respon sama sekali. Positif dia marah padaku. Oke, fine. Memangnya cuma dia yang bisa marah? Toh aku juga tidak akan rugi kalau dia marah!

PIP!
The phone is turning off…

Advertisements

4 thoughts on “[Ficlet] Crisis”

  1. Ooh jadi marahannya gara2 ituu~~ *nunjuk2atas* akhirnya ngerti juga, wkwkk~ #plakk *telaaaat*
    eo.. betul tuh klo lg buaanyak tugas d tambah m’dekati deadline bawaannya panik dan pengen marah2 apalagi pake bonus d gangguin, uwooo bumi gonjangganjing dah *apadeehh==”*
    아유(っ˘з♥~

    1. ng… iyaaaaa gara-gara ituuu *pelototin tae*
      aaaaaah alhamdulillah deh akhirnya ngerti xp *eh
      banget! rasanya pengen banting hp saat itu juga, tapi kan sayang XP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s