[Ficlet] Normally Normal

Title: Normally Normal
Genre: romance
Rating: G
Character:

Sungra menutup pintu di belakangnya perlahan. Yang benar saja, menghubungi Taemin  duluan? Masih mendingan kalau Taemin merespon, kalau tidak? Bisa-bisa ia yang setengah mati menahan malu!
Ia menimbang-nimbang ponselnya di tangan. Bagaimana ya?

Drrt…drrt…drrt…

Hampir saja Sungra menjatuhkan ponselnya karena efek kaget saat melihat siapa yang meneleponnya. Nickname yang sudah hampir seminggu ini tidak muncul di ponselnya, yak, Blonde Mushroom. Refleks ia menekan tombol hijau di ponselnya untuk menerima panggilan, dan menempelkannya di telinga.

“Ra?”
“N-ne?”
Diam. Sungra merasa atmosfer di sekitarnya bertambah tegang. Apalagi Taemin tak lagi mengatakan apa-apa.
“Ng…itu…”
Yeoja itu menggigit bibirnya gugup, menunggu namja di seberang telepon melanjutkan kata-katanya.
“Mm…mianhae…” kata Taemin akhirnya. “Aku minta maaf ya, aku… yah pokoknya aku yang salah, aku masih tidak mengerti keadaanmu, aku juga kurang perhatian, pokoknya aku semua yang salah, Raaaa maafkan aku yaaaa…”

Pipi gadis itu mulai basah. “Aaaaaah anniyo, aku yang salah Taemin-ah, sudah membentakmu begitu, jangan marah lagi, jebaaal~ aku bingung, kau kutelpon tidak menjawab, mianhaeee, jeongmal mianhae~” kata Sungra diselai isakannya.
“Ya sudah, pokoknya aku minta maaf ya Ra-ah~ sudah, jangan menangis…” meski tidak bisa melihatnya, Sungra tahu kalau Taemin mengatakannya sambil tersenyum. Ia ikut tersenyum dan menghapus air matanya cepat-cepat.

“Jadi…bagaimana kabarmu?” tanya Sungra akhirnya.
“Baik~ yah, aku baru saja selesai sih, lalu Onew hyung menyuruhku meneleponmu, katanya itu instruksi dari Raena nuna~” Taemin tiba-tiba menjelaskan hal itu. Sungra membulatkan mulutnya, sekarang ia tahu apa maksud eonni-nya tadi.
“Kau sendiri bagaimana?”
“Begitulah~”
“Sekolahmu? Nilai ujianmu?”
“Kau terdengar seperti eomma-ku -_- baik-baik saja kok. Umm, tidak sedang sibuk Min-ah?”
“Anni, ini kan jam istirahat :3”
“Capek? Memangnya kau cukup istirahat ya?”
“Kuanggap cukup, hehehehe. Mau bagaimana lagi?”
“Ya sudah, pokoknya jangan terlalu capek ya~ besok apa jadwalmu?”
“Tidak tahu.”
“Mwoya?”
“Yaaa tidak tahu. Aku malas menghapal jadwal, membuat stres saja -_-”
“Sama denganku dong~”
“Hoo geurae? :3”
“Tapi tetap saja beda Taemin-ah~”
“Ah iyaaaa -_-”
“Sudahlah, nikmati saja jadwalmu ya sayaaaang~”
“Tunggu, kau memanggilku apa tadi? XD” Taemin terkekeh. Sungra langsung menyadari apa yang baru saja ia katakan.

“Tidak ada pengulangan, dan kalau kau memaksa aku marah lagi lho.”
“Ah ayolaaah ulangi sekali saja~”
“Shirheo.”
“Hoo ngambek ya? Ngambek? XD”
“…”
“Jangan ngambek, nanti tidak ada oleh-oleh untukmu~ kau mau oleh-oleh apa?”
Sungra tertawa pelan. “Album kalian?”
“Itu kan beda lagi._. mau apa? Baju?”
“Jangan, nanti kalau tidak sesuai dengan seleraku bagaimana?”
“Ya sudah, lagipula aku juga tidak tahu ukuranmu, hehehehe. Yukata? Kan mudah dikira-kira. Sekalian dengan tusuk kondenya, mau?”
“Mau! :3”
“Kubelikan yang couple saja bagaimana? Hyehehehehehe~” Taemin terkekeh.
“Heh? >//////< ah terserah kau sajalah Taemin-ah~”
“Huahahahahahaha XD kau tidak menyiapkan balasan apa-apa untuk oleh-olehku?”
“Hmm…steak?”
“Hanya steak?”
“Jadi kau tidak ikhlas memberiku oleh-oleh? Ah okeeee-_-”
“Bu-bukan begitu._.steak juga tidak apa-apa kok, betulaaan~”
“Huahahahaha bercanda Taemin-ah XD yang selain steak kupikirkan nanti saja deh. Umm…” Sungra melirik jam dinding di kamarnya. “Sudah jam setengah 12. Kau belum mau tidur?”
“Nanti saja…”
“Tidur sekarang ya? Besok kegiatanmu banyak kan? Istirahatlah yang cukup~”
“Tidak ma–”
“Tiduuuur…”
“Aish arasseo arasseo, aku tidur sekarang, kau juga cepat tidur ya?”
“Ne.”
“Anak pintaaaar~” yang Sungra bayangkan kalau Taemin sedang berada di sebelahnya sekarang pasti namja itu sudah mengacak-acak rambutnya. “Jaljjayo Sungra-ah, jaga dirimu baik-baik selama aku tidak di Seoul~ annyeong~”
“Annyeong Min-ah ^^ kau juga yaaaa :D”
“Saranghae~”
“Heh?” speechless sebentar. Mulut Sungra terbuka sedikit, ia masih tidak terbiasa dengan kata-kata itu, apalagi kalau dilontarkan oleh Taemin.

“Ra?”
“N-ne?”
“Tidak apa-apa. Sudah yaaa~” dan klik. Sambungan telepon terputus, tapi untuk kali ini terputus secara baik-baik.

Sungra meletakkan ponselnya di sebelahnya. Setidaknya malam ini ia bisa tidur dengan tenang.

Advertisements

6 thoughts on “[Ficlet] Normally Normal”

  1. jadi masalahnya apa ya?? aiish masih aja lola>< *ngacakrambut* ato jangan2 cerita yg sbelumnya ada cerita sbelumnya lgi *eaa bhsa apa ini=='*???
    아유(っ˘з♥~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s