[Ficlet] Valentine’s Day in 2-5 : WoonRae’s side

Title: Valentine’s Day in 2-5 : WoonRae’s side
Genre: romance, friendship
Rating: PG-13
Character: Kim Jongwoon, Kim Raena

Jongwoon’s POV

Aish, hari ini 14 Februari. Valentine. Pantas saja aura ‘pink’ sudah terasa dari tadi dan di mana-mana, termasuk di ruangan ini. Tadi juga banyak yeoja yang memberikan cokelat ke namja, baik itu namjachingunya atau sekadar namja yang disukainya. Begitulah.
Di pojok depan sana, ada duet iblis…aku rasa kalian sudah tahu siapa mereka. Tadi saat Hyunjoon datang –tumben sekali mereka berangkat sendiri-sendiri– aku sempat melihatnya menyerahkan sebuah kotak hitam (-_-“) ke Kyuhyun sambil mengatakan sesuatu entah apa. Yang jelas, setelah itu Hyunjoon seperti membanting tas kertas besar yang ada di atas meja Kyuhyun, kalau kutebak, isinya cokelat-cokelat dari para penggemar Kyuhyun yang biasanya.

Aku? Ada, sih. Sekitar 5 kotak. Tapi tetap saja rasanya ada yang kurang, dan aku tahu kenapa. Kalian tahu, kan?

Sesekali aku melirik ke arah pintu kelas, berharap ‘seseorang’ muncul di sana. Tapi nihil, yang ada hanya Dongho –dengan sebuah kotak di tangan, ternyata anak itu laku juga…atau mungkin itu dari ibunya?–, Nana, Chaerin, Wooyoung, dan lain-lain. Lalu ada juga Sungra dan Taemin. Sungra membawa tas kertas di tangannya, dan seperti kebiasaannya setiap tahun, ia selalu membawakan cokelat wajib untuk anak-anak sekelas. Inilah keuntungan punya teman sekelas yang pintar memasak dessert, hahahahaha.

“Jongwoon-ah, igeo~ meski kurasa tidak perlu, sih. Aku pikir kau sudah mendapatkan terlalu banyak cokelat, seperti si iblis di depan sana itu~” kata Sungra sambil menyodorkan kotak kecil ke hadapanku. Tidak tampak tanda-tanda Taemin di sekitarnya, tumben sekali. Biasanya bocah itu tidak bisa lepas dari yeojanya kalau sedang berada di kelas seperti ini.
“Gomawo, memangnya Taemin tidak dapat banyak?” tanyaku separo menggodanya. Sungra tampak mengerutkan keningnya kesal. Pasti banyak yeoja yang memberi Taemin cokelat tadi pagi.
“Ne! Banyak! Aku jadi sebal melihatnya! Padahal jelas-jelas aku ada di sebelahnya, jelas-jelas ia sedang menggandeng tanganku, tapi tetap saja bocah-bocah itu tanpa tahu malu memberi Taemin cokelat!” gerutunya panjang lebar. Nah, tebakanku benar, kan?
“Memangnya kau tidak menyiapkan sesuatu untuknya?”
“Ada, tapi belum kuberikan. Masih di sini~” Sungra menunjuk tas kertas di tangannya. Mood anak itu mendadak berubah. Dasar anak kecil. “Rencananya nanti saja setelah aku membagikan cokelat ke anak sekelas, hehehehe…”
Setelah berkata begitu, Sungra kembali melanjutkan kegiatannya membagikan cokelat ke anak-anak, dan aku kembali ke kegiatanku mengamati pintu kelas dari bangku paling belakang tempatku duduk. Dari sini aku bisa melihat apa saja yang sedang dilakukan murid-murid di ruangan ini. Termasuk Hyukjae-Ayako yang seperti biasa terlihat lengket sekali, Miho-Matsujun yang…mm…begitulah…lalu Kyuhyun-Hyunjoon, masih terlibat cekcok sengit, dan… Sungra-Taemin, kali ini Sungra sudah memberikan apa yang disiapkannya ke Taemin. Hooo~ ternyata chocolate cake dan truffle yang terlihat enak. Aku jadi iri-_-”

Tiba-tiba aku menangkap bayangan ‘seseorang’ di pintu kelas. Yeah! Akhirnya! Semoga ia mem…
Tunggu. Memangnya aku siapanya sampai mengharap sekotak cokelat darinya seperti ini? Seingatku selama ini ia tak pernah membawa sesuatu yang berbau-bau seperti itu setiap Valentine, mengingat –mantan– namjachingunya tidak bersekolah di sini, di SMA ini. Atau tahun ini ia masih tetap membuatkan sesuatu untuk Seunghyun hyung? Kalau begitu ceritanya, bisa-bisa aku makin sakit hati…

“Jongwoon-ie-ah~”
Hanya halusinasiku saja atau aku memang mendengar suaranya di sebelahku?
“Woon-ah?”
Kutolehkan kepalaku. Bukan halusinasi, nyata-nyata ia sedang berdiri di sebelah bangkuku. Dari sikap tubuhnya, aku bisa menebak kalau ia sedang gugup. Kalau begini boleh kan aku agak ge-er sedikit dengan mengira ia akan memberiku cokelat?
“Ne?”
“I, igeo…” gumamnya sambil menyodorkan sebuah kotak warna dark chocolate, sesuatu yang tidak biasa untuk hari seperti ini. Tapi aku tahu kalau ia memang tidak biasa. Ani, aku terlalu kaget sampai tidak bisa membahas ketidak-biasaannya itu, itu saja!
“A, anu…maaf kalau tidak enak, ini percobaan pertamaku…” katanya. Kalau saja dia tahu, se-tidak enak apapun rasanya pasti akan tetap enak di lidahku!
“O? Gwaenchanha… gomawoyo~” kataku, mengusahakan agar intonasi suaraku tidak terdengar terlalu senang. Tapi aku memang senang! Memang di antara kami tidak ada apa-apa, tapi dengan begini, paling tidak harapanku bisa dan boleh tumbuh lagi.

“Tapi…kau dapat banyak cokelat, kan? Punya mereka pasti lebih enak dari milikku…kalau kau tidak mau, tidak dimakan juga tidak apa-apa…”
“Aniya~ punyamu tetap akan kumakan kok. Sekarang, malahan.” aku tidak pernah berbohong. Tanpa menunggu lagi aku langsung membuka kotak di tanganku. Isinya…fondant chocolate yang masih hangat, lengkap dengan sebuah sendok kecil dan tisu. Langsung saja kulahap sedikit dessert di depanku itu.
Biasanya aku benar-benar strict soal makanan, tapi kali ini tidak. Meski masih ada cokelat yang belum leleh sempurna, meski rasanya kelewat manis, aku sama sekali tidak ingin memprotesnya.
“Enak?” tanyanya.
“Ne! Jeongmal!”
“Ah jinjja? Waaaah~ syukurlah~” dan tampaklah senyumnya yang biasa. Sudah cukup aku melihatnya tersenyum seperti itu untukku –kurasa– dan…yah, aku menyukainya tentu saja. Menyenangkan sekali seandainya tiap hari bisa seperti ini…

Advertisements

6 thoughts on “[Ficlet] Valentine’s Day in 2-5 : WoonRae’s side”

  1. *malumalumaksimalsemaksimalmungkin*
    aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa XD
    cieee Jongwoooooonn :3
    sukaaaaaaaaaaaaaa *peluk Jongwoon*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s