[#15HariNgeblogFF] Ada Dia di Matamu…

hari keenam… semoga nggak terlalu umum 🙂

Ada Dia di Matamu

Hari ini, kau mengajakku pergi. Ke mall untuk mencari sesuatu, katamu tadi pagi saat bicara denganku. Tentu saja kuturuti karena aku paling tidak tega melihatmu kecewa. Rasanya sia-sia saja melihat wajah cantik seseorang dihiasi oleh kerutan sebal.

Satu jam kuhabiskan untuk menunggumu mematut diri di depan kaca. Satu jam lainnya kuhabiskan untuk memperhatikanmu mencocokkan pakaian. Kau lihat? Aku setia menunggumu, bukan?

Kau berkali-kali menunjukkan baju yang kau pilih padaku, menyamakannya dengan penampilanku sendiri. Kau ingin kita tampil serasi, padahal bagiku sudah cukup kau tampil seperti apapun yang kau mau asalkan kau nyaman. Sayangnya sepertinya kau tidak mendengarku, iya, kan, sayang?

—–

“Ah! Lihat itu!”

Kau menarikku masuk ke dalam salah satu toko dengan display berkilauan. Matamu memandang ke penjuru ruangan itu, mencari sesuatu yang menarik perhatianmu tadi. Apa gerangan? Siapa gerangan?

Akhirnya tatapanmu berhenti padanya. Tanpa berkata apa-apa padaku, kau langsung berjalan ke arahnya. Menyapa, berbasa-basi, bahkan memberikan sedikit tepukan pelan di badannya. Kau seperti melupakanku yang tepat berada di sebelahku, melihat semuanya dengan mataku sendiri.

Binar matamu saat memandangnya sama dengan saat kau menatapku, dulu. Saat pertama kali kita bertemu. Tatapan penuh rasa cinta yang sekarang telah jarang kudapatkan.

Kau, jelas-jelas berselingkuh. Aku benar-benar tak habis pikir kenapa. Tapi aku lebih tak habis pikir lagi kenapa aku sama sekali tidak melakukan sesuatu, hanya diam di tempat. Cuma memperhatikan kalian berdua yang bercengkerama. Kau bahkan tidak sadar kalau kau sudah melepaskan genggaman tanganmu padaku sedari tadi. Apa-apaan ini? Apa ini tujuanmu mengajakku pergi? Untuk melihatmu mencampakkanku di depannya?

Hatiku makin remuk saat melihatmu menariknya, menghampiri salah satu mbak-mbak petugas toko dan berbicara dengannya sejenak. Ketika kau berbalik dan menghampiriku lagi, aku merasa saaaaaa~~~~ngat bahagia karena mengira kau tak jadi berpaling padanya…

Tapi ternyata kau cuma mengambil dompetmu dariku. Mengeluarkan selembar kartu tebal warna perak yang kau gesekkan di sebuah mesin kecil di meja kasir. Si mbak-mbak penjaga toko kembali dengan sesuatu di tangannya, wajahmu makin bersinar senang. Sedih aku dibuatnya. Aku benci wajah senangmu yang ini.

Selesai mengurus semuanya, kau mengajakku keluar dari toko ini. Kembali menggenggamku lagi. Tapi aku tahu, genggamanmu kali ini berbeda. Kau pasti sudah tidak sabar untuk pergi dengannya, kan? Lalu meninggalkanku di balik pintu-pintu kayu berat itu, tertanam dalam tumpukan barang-barang yang aku sendiri tidak tahu seperti apa rupanya, atau lebih tepatnya, tas-tas tangan habis-pakaimu yang terlupakan.

Padahal baru sebulan yang lalu kita bersama…

Advertisements

12 thoughts on “[#15HariNgeblogFF] Ada Dia di Matamu…”

      1. Menjadi ‘kekasih’ yang terlupakan juga sudah sangat gak enak. 😀 😀

        apalagi ini, ‘terbuang’ karena orang yang baru 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s