[#15HariNgeblogFF] Ini Bukan Judul Terakhir

hari keempatbelas. entah adminnya yang mulai kehabisan ide atau apa *ditampar* yang pasti ini emang bukan judul terakhir. masih besok XD

Ini Bukan Judul Terakhir

“Ini bukan judul yang terakhir, kan?”

Kamu tersenyum kecil. “Bukan… masih yang pertama, kok. Belum yang terakhir.”

“Aku nggak bakal sabar menunggu kalau begini ceritanya.” aku mengacak rambutmu sekilas. “Tapi kamu janji kan? Ini bukan yang terakhir, kan?”

“Bukan, aku serius.” dan sekali lagi kamu mengumbar senyum manis itu di wajahmu. Tanganmu mengusap pelan perutmu penuh kasih sayang, dan memang seharusnya begitu.

Seharusnya begitu.

Tapi sekarang semuanya sudah terpendam dalam-dalam.

Kuusap wajahku yang basah. Sembap. Tidak ada yang berubah dari apa yang kulihat di depanku. Apa usahaku sia-sia? Jika aku mengeduk lagi tanah itu dan menarikmu keluar, apa kamu akan ada dalam keadaan segar-bugar?

Seseorang menepuk pundakku. Ayah Mertua. Atau Ayahmu, mengajakku beranjak. Tapi meninggalkanmu sendiri di sini? Sayang, sedikitpun aku tak rela…

There, my two lovers lie beneath the saddening sky.

terinspirasi dari tragedi halte tugu tani

Advertisements

6 thoughts on “[#15HariNgeblogFF] Ini Bukan Judul Terakhir”

  1. sedih, awalnya, tapi tibatiba berubah jadi keseltingkatdewayangkatanyaadadiyunanisono pas baca tragedi tugu tani =__=
    anw, ini inspirasinya keren, ah turut berduka deh :”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s