[Ficlet] Couple Shirts and Their Lovely Friends

Title: Couple Shirts and Their Lovely Friends
Genre: fluff, family
Rating: G
Character: lee’s fam~

judulnya kepanjangan, yah mungkin terlalu unyu ya untuk sebuah judul *eh* *ditampar beneran*

Aku meletakkan tumpukan kaus di lemari. Kaus-kaus punya Taemin dan punyaku, seperti biasa digabung begitu saja karena memang gampang dibedakan satu sama lain, dari segi ukuran dan gambarnya sama-sama berbeda. Mudah saja, kan? Lagipula aku terlalu malas untuk menyortirnya satu persatu.

Di tumpukan paling atas, ada kaus milik Taemin. Salah satu dari sekian banyak -sekitar 10- couple shirt yang sudah kami koleksi -mungkin- sejak dulu. Seingatku, yang pertama kali memulainya adalah Taemin, sepasang kaus yang dibelinya untuk anniversary 100 hari. Yah, dia memang agak kurang kerjaan sampai bisa memperhatikan hal-hal tak penting macam itu. Aku saja lupa. Dan… yah, kaus itu masih ada, masih utuh, masih sering dipakai, hanya warnanya yang agak pudar. Maklum, umurnya sudah hampir 6 tahun.

Lalu yang tadi ada di tumpukan paling atas itu aku yang membelikan, untuk hadiah valentine karena saat itu sedang ujian dan aku tidak sempat membuat cokelat, hehe. Dan dia juga tidak keberatan, meski awalnya sempat ngambek sebentar. Saat white day ia membalasnya dengan couple mug yang sampai sekarang masih kupakai. Tuh, kan, kami memang sama-sama tidak kreatif dalam mencari hadiah.

Kalau yang sedang kupakai ini… kami beli waktu kami jalan-jalan di Lotte World. Karena warna dan gambarnya lucu (karikatur pasangan yang sedang naik roller-coaster, entah kenapa aku merasa itu persis dengan kami-_-), kami memutuskan untuk  membelinya, begitu saja alasannya. Daripada beli merchandise lainnya yang belum tentu akan kami pakai lagi, bukannya lebih baik beli kaos?

Ada juga yang diberikan teman-teman kelas kami untuk hadiah kelulusan. Salah satu anak kelasku, Hyunmo, yang mendesain gambarnya. Lucu~ omong-omong, mau tahu alasan mereka menghadiahkan kaus couple ke aku dan Taemin? Sederhana saja, sih, selain untuk kenang-kenangan, kata mereka karena kami pasangan terlama di kelas dulu, hehehe. Dan setiap kali ada reuni kelas pasti kami diwajibkan memakai kaus itu oleh mereka, agak sedikit memalukan jadinya -_-

Satu pasang lagi dibuat sepenuhnya karena iseng, tidak ada alasan khusus. Awalnya aku hanya membuat typography sederhana dengan kata-kata yang berhubungan dengan Taemin macam ‘pemalas, aneh, rambut jamur, komik’ dan sebagainya. Tujuannya hanya untuk wallpaper laptop saja. Tapi, saat Taemin melihatnya, ia langsung memaksaku untuk membuat satu lagi dengan kata-kata yang berhubungan denganku –tentu saja ia yang memilih daftar kata-katanya, semacam balas dendam. Tidak lebih dari seminggu kemudian sudah jadi dalam bentuk kaus, ia yang mengurus semuanya dan aku sama sekali tidak tahu apa-apa hingga ia menyodorkan bungkusan berisi kaus itu padaku. Well, kuakui hasilnya tidak terlalu buruk juga, sih.

Jadi… sudah ada berapa yang aku ceritakan? Satu, dua, tiga, empat, ah, lima, ya? Wah, masih ada lima kaus lagi yang belum aku ceritakan. Mulai dari yang mana?

Ah, ini saja. Kalau yang ini…

Yeobo~! Aera bangun, sepertinya dia mencarimu~ a, Aechie~ itu eomma, lihat? Panggil eomma~” Taemin tiba-tiba menerobos masuk ke kamar kami sambil menggendong si malaikat kecil yang tengah menangis. Refleks aku menghampiri mereka, ‘mengambil’ Aera dari tangan Taemin dan ganti menggendongnya, berusaha menenangkan si little cheonsa yang masih sibuk dengan isakannya. “Ssh, Aechie, uljima~ kenapa menangis, ng? Mimpi buruk?”

“Biar aku yang rapikan, kau urus Aechie dulu~” Taemin menghampiri tumpukan baju yang tertelantarkan begitu saja di pinggir kasur karena interupsinya tadi. “Uwa, couple shirt kita! Sudah berapa tahun ya ini?” ia membentangkan selembar kaus yang terlipat rapi lalu menempelkannya di depan dadanya, wajahnya terlihat senang. “Ini… kita beli waktu…”

“Kau yang beli, oleh-olehmu waktu liburan ke Jepang, babo.”

“Eh? Kau ingat? Hehe, aku agak lupa~ nah, kalau yang ini…”

“Aaaaa dasar pikun! Ini kita buat sebelum upacara kelulusaaaaan~”

Aera terdiam, sepertinya bingung memandangi eomma-appanya yang justru sibuk dengan perdebatan mereka sendiri. Taemin menangkap ekspresi bingung di wajah Aera lalu ganti menatapku, “Hei, bagaimana kalau kita buat yang seperti ini lagi?”

“Ng? Apanya? Couple shirt lagi?” bukan ide yang buruk, sepertinya. Ia mengangguk semangat, matanya berbinar. “Kita buat tiga buah, bukan sepasang lagi~”

“Tiga? Untuk siapa?” dan aku langsung mendapat ‘hadiah’ cubitan di pipi. Sakit maksimal!

“Untuk kita dan uri-cheonsa, lah! Memangnya siapa lagi?”

“Tapi tidak usah mencubit begitu kan bisaaaaaa!”

end 😄

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s