[Flashfiction] Lompat Kodok

Lompat Kodok/78 words.

Ia memposisikan tangannya di antara kedua lutut, menapak tanah yang kasar dan panas. Entah kenapa garis finish terasa sangat jauh –tunggu, sebenarnya untuk apa ada garis finish sekarang?

Matanya menyapu ke sekeliling. Anak-anak lain sudah memulai gerakan memalukan itu. Harga dirinya terlalu tinggi untuk tunduk pada perintah guru yang satu ini; kalau hanya peregangan biasa sih tak apa, tapi ini?

“Cepat! Ayo cepat! Yang di sana, jangan cuma duduk! Gerak!”

“Dengar ndak? Perlu diapakan ya biar gerak?”

“Hayo! Cepat!”

Sial.

Advertisements

4 thoughts on “[Flashfiction] Lompat Kodok”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s