[Drabble] Byun Baekhyun is Such a Disaster (1)

Title: Byun Baekhyun is Such a Disaster (1)
Genre: school life, umm…
Rating: PG-13
Character: won’t be specified here
Length: 868 words

Sungra meringkuk di atas kloset yang tertutup, di toilet lantai dasar, bilik paling pojok. Tangannya perlahan membersihkan tasnya yang basah dan lengket. Dari bau yang tercium, sepertinya ada yang menyiramnya dengan susu pisang –entah sengaja atau tidak.

Hati-hati ia mengangkat tasnya ke pangkuan setelah memastikan bagian bawah benda itu kering dan bersih. Begitu membuka zipper tas untuk mengecek isinya, gadis itu langsung menghembuskan napas keras-keras. Kesal. Hampir semua bukunya kuyup oleh cairan sialan itu… oke, berarti jumlah yang disiramkan tak mungkin hanya satu botol –terlalu sedikit– dan pasti ada yang sengaja melakukan ini.

Masalah mencari siapa yang melakukannya bisa dilakukan nanti, yang menjadi persoalan sekarang adalah… bagaimana nasib buku-bukunya?

Gadis itu mengerutkan kening. Semua buku catatannya basah, entah bagaimana keadaan tulisannya karena lembaran halaman buku itu lengket satu sama lain, tidak bisa dipisahkan sama sekali. Pun begitu dengan buku teks pelajarannya. Lalu…

Pikiran Sungra langsung berubah panik ketika menyadari bahwa sketchbook kesayangannya juga berada di dalam tas dan berarti juga menjadi korban ‘kejahatan’ ini. Ia tak akan mempermasalahkan keadaan buku-buku pelajarannya, tapi jika sudah berurusan dengan sketchbook, lain ceritanya. Benda itu adalah harta Sungra yang paling berharga setelah benda-benda elektroniknya. Ia tak pernah mau sembarangan meminjamkan benda itu ke teman-temannya, kecuali jika memang keadaan sangat mendesak.

Hati-hati ia membuka lembar demi lembar buku sketsanya, berharap isinya selamat. Harapan kosong, tentu saja. Air matanya mulai merebak ketika melihat semua sketsanya luntur, termasuk tugas menggambar yang sudah ia garap semalaman dengan susah payah, hanya menyisakan gurat-gurat samar pensil dan bekas kehitaman di sana-sini yang mengikuti alur rembesan air.

Semua ini salah Byun Baekhyun.

Beruntung gadis itu mendapat jatah pengambilan nilai sebelum Baekhyun. Beruntung pula ia masih sempat meminta ijin untuk kembali ke kelas lebih dulu dengan alasan sakit perut setelah sit-up. Setidaknya ia bisa menghindari tatapan sinis yang dingin tajam nan membunuh dari teman-teman sekelasnya yang merangkap jabatan sebagai ‘fans’ Baekhyun.

Mungkin tidak terlalu beruntung juga karena ia menemukan tasnya dalam keadaan basah sesampainya ia di kelas. Sungra tak suka berburuk sangka, tapi bila keadaannya sudah begini, ia yakin bahwa semua ini juga disebabkan oleh apa yang dilakukan Baekhyun di gymnasium tadi. Entah akan jadi seperti apa kehidupan sekolahnya besok, besok, dan besoknya lagi di tangan para ‘fans’ gila itu jika cerita soal Baekhyun-mencium-Lee-Sungra-teman-sekelasnya-saat-pengambilan-nilai-olahraga mulai merebak. Sepertinya bisa menjadi bahan berita yang bagus untuk koran sekolah yang sepertinya mulai kehabisan cerita semacam ini.

Yang ia tahu pasti, nyawanya terancam mulai hari ini.

Kemudian sampailah ia pada kesimpulan bahwa akan lebih baik baginya untuk menunggu di toilet hingga beberapa jam setelah pulang sekolah. Hingga ia bisa meyakin-yakinkan diri bahwa keadaan sudah lebih aman untuk keluar dari persembunyian.

—–

Sudah tiga jam gadis itu berdiam di tempatnya, atau satu jam selepas bel pulang sekolah berbunyi. Ia duduk bersila di atas kloset dengan tas di pangkuan. Pintu biliknya telah ia pastikan terkunci rapat dan sejauh ini tidak ada yang mencoba membukanya. Toilet lantai dasar memang jarang disambangi mengingat kelas-kelas lebih terpusat di lantai atas.

Tangan Sungra berulang kali mengutak-atik ponsel dalam genggamannya. Entah sudah berapa puluh kali ia mengecek jam yang pergerakannya terasa seribu kali lebih lambat. Dalam hati ia merutuk ketika mendengar suara-suara ramai yang berasal dari luar, bukannya ini sudah lewat satu jam lebih dari jam pulang sekolah? Kenapa gedung ini tak kunjung sepi? gerutunya sembari menyimpan ponselnya dalam tempat pensil plastik transparan, satu-satunya benda  yang selamat dari insiden serangan sialan ini. Ia tidak mau mengambil resiko benda kecil itu rusak karena tindakan bodoh orang-orang yang tidak bisa berpikir lurus.

Gadis itu hampir saja menghembuskan napasnya keras-keras jika tak mendengar suara derap langkah sepatu yang mendekat. Serta-merta ia berusaha duduk sediam mungkin, sekali lagi merasa seperti dikhianati oleh degup jantungnya sendiri yang tiba-tiba mengeras tanpa ampun. Ia memejamkan mata dan menyilangkan jari, berharap siapapun itu yang datang adalah guru atau karyawan atau siapapun asal bukan fans-fans Baekhyun yang mencarinya. Baru kali ini ia tahu bagaimana rasanya menjadi buronan.

Seseorang menyentak handle pintu bilik tempat Sungra berada, membuat gadis itu hampir saja memekik kaget. Ia berusaha tetap diam, mendengarkan sementara dentingan logam yang beradu. Kunci itu tetap teguh pada tugasnya dan Sungra segera saja merasa lega ketika tak lagi ada tanda-tanda pembukaan paksa oleh siapapun-orang-yang-tadi-melakukannya… syukurlah.

“Sepertinya dia di sini.”

Sungra kembali duduk diam. Mendengarkan dengan benar. Dia yang dimaksud itu pasti dirinya, sudah pasti. Sangat kecil kemungkinan yang dimaksud adalah orang lain.

Selang beberapa detik kemudian, terdengar suara-suara lain yang tak begitu jelas. Seperti… bisikan-bisikan beberapa orang, lalu… suara air yang mengalir. Perasaannya menyatakan bahaya firasat buruk seketika. Masalahnya adalah bagaimana ia akan menghindari yang satu ini? Tidak mungkin ia lari keluar begitu saja dari tempatnya berada sekarang, bagaimana jika ada banyak orang yang siap menerkamnya hidup-hidup di luar sana?

Suara gemericik air itu berhenti, menimbulkan kesunyian sesaat sebelum terdengar bunyi derit engsel pintu yang dibuka pelan. Dari bilik di sebelahnya. Sungra segera mengepalkan tangannya, insting. Memejamkan mata dan menahan napas sambil berdoa agar semua ini hanya mimpi, jadi ketika ia membuka mata lagi semuanya telah kembali ke keadaan normal di mana dia hanyalah seorang siswi biasa yang tidak pernah macam-macam.

“Ada!”

Gadis itu tak berani membuka matanya sampai tiba-tiba sesuatu yang dingin dan basah menyentuh permukaan kulit kepalanya, meluncur turun ke bawah dalam debit ekstra-banyak dan serta-merta turut membasahi tubuhnya.

end.

Damp Hair | Byun Baekhyun is Such a Disaster (2)

Advertisements

9 thoughts on “[Drabble] Byun Baekhyun is Such a Disaster (1)”

  1. Sungra kaya buronan beneran ya ngomongg-ngomong, cuman gara-gara dicium Baekhyun hahaha. Bayangin kejadian kaya gini ada beneran -_- itu fansnya kaya ga punya idup sendiri dah #lalucurhatpanjang
    Haaaah tapi seru!!
    #lanjutnextpart kekeke ^o^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s