[Drabble] Byun Baekhyun is Such a Disaster (2)

Title: Byun Baekhyun is Such a Disaster (2)
Genre: slice of life
Rating: PG-13
Character: N/A
Length: 747 words

Mata Sungra langsung terbelalak begitu sadar apa yang tengah terjadi padanya. Ia mendongak dan tatapannya bertemu dengan dua orang gadis –teman sekelasnya– yang memegang sebuah ember kosong. Tentu saja kosong, isi air-dingin-sialan-nya sudah habis untuk menyiram Sungra barusan.

“Menjauh dari Baekhyun!” teriak salah satu gadis di atas sana. Sungra mendelik, ia kan sama sekali tidak mendekati Baekhyun dan sekarang ia yang disalahkan? Tidak adil, padahal jelas-jelas keadilan perlu ditegakkan. Dia korban di sini!

“Kau yang mendekatinya, kan? Kau yang memaksanya menciummu tadi di gymnasium!” gadis satunya meningkahi, membuat Sungra tak bisa lagi hanya duduk diam begitu saja. “Aku tidak mendekati Baekhyun!” Sungra hampir saja menumpahkan emosinya dengan menendang keras dinding bilik toilet jika tidak ingat ia bisa saja merusak infrastruktur sekolah dan terjebak dalam masalah yang lebih kompleks, jadi ia hanya menatap dua gadis yang berdiri di sana dengan sinis. “Apa? Mau protes apa lagi, ha? Ke sini kalau berani!” lanjutnya. Dinding pemisah antar-bilik itu terlalu tinggi untuk dipanjat sehingga ia yakin mereka tak akan berani menanggapi tantangannya.

Yeoja sialan!” umpat salah satu dari mereka, yang satu lagi segera menyikut pinggangnya sebelum memekikkan kata ‘Plan B’ dengan suara cemprengnya yang memekakkan telinga. Sungra tak bisa menebak apa yang terjadi, tapi suara hantaman keras entah-benda-apa di pintunya sudah lebih dari cukup untuk membuatnya makin panik. “Y-ya! Jangan macam-macam!”

Engsel pintu yang malang itu berderit keras, seolah memohon untuk tidak dipaksa bekerja ekstra seperti itu lagi.

“Oh, bukan macam-macam,” kata gadis yang tadi memberi komando singkat. “Hanya memastikan kau tidak bisa keluar dari sana, setidaknya untuk semalam ini. Nah, annyeong~ selamat menginap di toilet sekolah~” dan ia masih sempat mengeluarkan ponselnya untuk mengambil gambar penampilan Sungra yang sudah tidak berbentuk layaknya manusia lagi sebelum kemudian beranjak turun.

“Ck, mau jadi apa dunia ini kalau makhluk seperti dia menjadi pacar Baekhyun? Tak tahu malu.” terdengar suara seseorang yang lain diiringi langkah mereka yang menjauh. Sungra tak peduli siapa, yang ia pedulikan hanya bagaimana ia bisa keluar dari sini.

Ketika orang-orang psikopat itu bisa dipastikan telah benar-benar pergi, Sungra berusaha mengintip lewat bagian bawah kubikel yang terbuka tapi tak akan cukup baginya untuk merangkak. Salah-salah malah tersangkut, atau lebih parah lagi, tersangkut lalu terbentur kaki-kaki meja yang dijadikan penahan pintu… atau malah membuat entah-berapa-tumpuk meja itu roboh lalu menimpa badannya. Bagaimana jika ia cacat permanen karena kegilaan bodoh semacam ini?

Menghembuskan napas keras dan kasar, Sungra meraih ke dalam tasnya yang kembali basah. Sedikit beruntung karena ia menyimpan ponselnya di tempat yang benar dan cukup waterproof. Sekarang… siapa yang bisa dimintai bantuan?

Jangmi? pikir Sungra ketika matanya menangkap nama itu di inbox-nya. Tak ada salahnya mencoba. Ah, semoga anak itu sedang tidak sibuk berkencan dengan Sehun.

—–

Seragam Sungra masih basah, bahkan hingga dua jam setelah ia disiram dengan air yang, untungnya, bersih. Tidak tepat basah hingga air menetes-netes,, mungkin lebih tepatnya lembab. Terima kasih pada tisu toilet yang sekarang berserakan di bawah kakinya dan hanya tersisa rol saja di tempatnya. Hari ini ia merutuki kebijakan sekolah untuk memasang pendingin ruangan di toilet –untuk apa, sih? Seperti orang-orang yang buang hajat butuh didinginkan saja.

Ia merapatkan tangannya di depan dada –tidak begitu membantu, ada juga bertambah dingin. Tidak ingin mengambil resiko mendekap tasnya yang masih lembap. Sekali lagi ia melirik ponselnya –masih belum ada respon dari Jangmi. Ke mana lagi anak sialan itu pergi? Kalau bukan karena hanya dia yang mau berteman dengannya –dan sebagai gantinya, hanya Sungra yang tahan menanggapi kecerewetan anak itu–, pasti Sungra sudah menurunkannya dari jabatan teman sejak berbulan-bulan yang lalu.

Yang lebih sial lagi, indikator baterainya sudah berubah merah. Hanya tinggal hitungan menit hingga ponselnya mati.

Ah, menit itu terlalu lama… baru saja ia mulai merutuk pelan, ponselnya sudah mati lebih dulu.

Sungra membenarkan duduknya, mencari posisi yang nyaman, mulai pasrah pada kenyataan bahwa kemungkinan ia benar-benar akan menginap di toilet sekolah. Rasanya mustahil ada yang menyadari bahwa masih ada siswa yang terjebak di toilet kecuali Jangmi sadar akan pesan singkat yang dikirim Sungra.

Terdengar suara langkah kaki –Sungra terdiam. Lampu dimatikan. Bulu kuduk Sungra meremang. Ketika ia memanggil, tak ada jawaban yang menyambutnya –jangan bilang siapapun itu yang mematikan lampu langsung pergi begitu saja. Ingin rasanya gadis itu menangis –tapi apa gunanya? Memangnya nanti air matanya akan –secara magis– membebaskannya dari sini? Memangnya ini dunia dongeng penuh sihir?

Sungra menghenyakkan tubuh ke dinding bilik. Pasrah jika dirinya ditemukan pingsan besok pagi. Pasrah jika nyawanya diambil hari ini karena serangan hypothermia. Pasrah jika esok pagi ia menjadi korban yang dilecehkan oleh para penggemar Baekhyun, lagi.

Rasanya lebih baik bila hidupnya benar-benar berakhir sekarang.

end.

Byun Baekhyun is Such a Disaster (1) | Byun Baekhyun is Such a Disaster (3)

Advertisements

13 thoughts on “[Drabble] Byun Baekhyun is Such a Disaster (2)”

    1. ups. jangan nge-spoiler di sini dong. lagian emang nggak bakal seru kalau sungra mati di toilet; sungguh sangat tidak elit *eh
      nopeee. masih bertahan padamu, kakak, gelar makhluk paling kriminal sedunia. i really mean it.

  1. woahahahahahhaha *ketawa setan* ciye yang diguyur air~ dingin ya? kasian~~ *dikeplak
    hm, semacam pernah ngerasain dikunciin di toilet yaaaa plus minus ngerti lah sedingin dan sebau apa bertapa(?) di toilet. Anyway ya kakak, aku suka kata “Seperti orang-orang yang buang hajat butuh didinginkan saja.”. Semacam membangun jiwa menggugah hati gitu *eh *kaburrrr

    1. besok siram ah siram ah -_- tak-ban dari kelas azayaka ntar biar gabisa liat si ssaem oppa *eh
      asik nggak? asik kan? *eh* untung toilet sekolah si sungra gak bau-bau amat buat dipakai -dipaksa- bertapa, gitu :B
      apanya… *tampar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s