[Drabble] Easy as Pie

Easy as Pie
Lu Han, Zhang Yixing (EXO); comedy, slice of life, friendship; PG (no f-words!!!!!! anyway is shit a profanity?); 354 words.

Two types of people you can find during exam week: those who were born to slay it, and those who were born to be slayed by it.

Minggu malam dan lampu ruang tengah yang tidak dimatikan hingga tengah malam adalah indikasi dimulainya minggu ujian.

Minggu malam dan lampu ruang tengah yang tidak dimatikan hingga tengah malam beserta alunan gitar akustik adalah indikasi dimulainya minggu ujian bagi Yixing dan Lu Han.

Having exam week earlier than other people sucks,” Lu Han memejamkan mata, keningnya berkerut ketika ia membayangkan akan seperti apa sosok yang menyambutnya di cermin esok hari. Ugh. “Having pathological anatomy the first thing in the morning sucks even more.

Stop whining, Lu.” kata Yixing tanpa mengalihkan matanya dari baris-baris kalimat di buku tebal di depannya. “And didn’t you say you wanted to be the lab assistant of this department?

Lu Han mendengus. “I’m just going to take histology. Way simpler than these shits.”

Yixing benar, ia harusnya berhenti mengeluh, lalu mulai belajar. Atau mungkin beranjak ke pantry demi secangkir kopi (cangkir ketiga malam ini). Atau kembali ke kamar dan tidur. Seperti yang seharusnya Yixing sudah lakukan sejak tadi. Dan daripada tidur, Yixing lebih memilih melanjutkan membaca bab-bab buku teks yang belum mereka pelajari.

Bukannya beristirahat.

Atau melakukan hal lain yang lebih menyenangkan.

Lebih menyenangkan dari membaca buku setebal tiga ribu lebih halaman.

(“Actually it’s just one thousand and four hundred–” “Same difference.“)

Saat ini yang bisa Lu Han lakukan hanya mengucapkan salam perpisahan pada game-game baru yang menunggunya di Steam, chapter terbaru Fairy Tail, dan masa depan yang cerah di bagian patologi anatomi.

Pathological anatomy is as easy as pie, they say. You can do well even if you cram the materials a day before the exams, they say.

Hanya orang gila yang bisa memahami satu bab Robbins-Cotran’s Pathology dalam kurang dari dua jam, dan Lu Han yakin Yixing termasuk golongan itu. “Easy for you. I hate this textbook. I hate the topic. I hate the exams. I hate our TA. I hate you. I hate my life.

Stop being so bitter, Lu.

Derit kaki meja beradu dengan lantai, Lu Han berdiri, cangkir di tangan. Meregangkan lengannya sejenak, ia lantas menatap Yixing tepat di mata, “That’s why I like my coffee black, Xing. To match my soul.

end.

note: it has already passed midnight when i finished this and i was like ‘oh time surely flies fast’ but well i’m sorry for this sorry excuse of writing oh my oh my.

Advertisements

9 thoughts on “[Drabble] Easy as Pie”

  1. halo, kak aufa! long time no see, hehe.

    jadi ini lucu, as always. and related to real life. quote di awalnya itu nendang juga lagi. gila gila, ini kehidupan suram para pelajar banget. luhan dan keluhan-keluhannya itu aku banget. bukannya belajar malah ngeluh ga abis-abis, nunda-nunda, tau-tau tengah malem terus panik. pft. pelajar macam apa. dan yixing…. selalu ada orang kayak yixing dimana-mana. bless their soul. hah.

    anyway, quote terakhir-nya yixing mengingatkanku pada suatu gambar aku lupa dimana, jadi ada penguin sama panda, terus pandanya bilang, “Why don’t you try black coffee sometimes, Mr. Penguin?” dan penguinnya jawab, “I don’t need more bitterness in my life.” gitu lah hehe.

    suka, kak aufa! semangat terus yaa!

    1. EPINAHHHH. tau ga sebenarnya aku pengen balas tanggal 5 juli ntar biar pas setahun (maaf kurang ajar) tapi takutnya lupa juga kan sulit????

      ugh yang being slayed w/ exams sudah jelas representasi siapa. hahahaha. iya, aku kemarin menjelang ujian, minggu lalu, bukannya belajar malah ‘ih ini materi siapa yang bikin, kok banyak banget?’ ‘ya Allah gimana ngapalin obat malaria TOLONG INI BANYAK BANGET huhu tobat’ dan berakhir kepo teman sekelas. ya begitulah, kedoknya nginep belajar bersama tapi outcomenya begini.
      orang-orang kaya yixing, masih mending kalau ga pelit bagi ilmu dan mau ngajarin, ya. kalau yang pelit itu yang minta dilempar sendal 😦

      makasih epiiiiin ❤

  2. ih luluuuu mau tak pinjemin contekan foto mikrosku tah. aku kalo ujian histo sama PA selalu di mikroskop sih, jarang tertulis, palingan cuma takliatin ciri mikrosnya doang, makanya aku merasa quote ini: Pathological anatomy is as easy as pie, they say. You can do well even if you cram the materials a day before the exams, they say. –lumayan benar krn aku ngecheat dikit jadi gapegang robbin.
    kerasa banget unimed!aunya aku seneng kan kalo belajarnya bareng cogan-cogan ini XD keep writing!

    1. HAH GITU????
      aku kalau responsi histo maupun PA tipenya soal slide dari gambar sampai teori (eh yang teori PA doang). kalau histo mah gampang soalnya gambarnya itu-itu aja (dan emang yang selalu ada di preparat so ngamatin beneran di mikroskop waktu praktikum is the key). LAH KALAU PA???? mati.
      mana soalnya suka jauh banget dari apa yang ada di robbins as ta ga mau mati aja. sampai materi yang diajarin asdos bisa melenceng jauh dari soal ujian ugh.
      HAHA AKU JUGA MAU DONG BELAJAR BERSAMA ZHANG YIXING SI ASDOS PA GEGE AJARI AKU. eh tunggu udah ga ada PA lagi deng HAHAHAHAHA.
      makasiiih~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s