Category Archives: Twist

[Double-Trouble] #11 | Tackling Down

Title: Tackling Down
Genre: romance, friendship, family
Rating: PG-13
Character: Lee Taemin (SHINee), Kim Jongin (EXO-K), OCs

“Dari mana?”

Continue reading [Double-Trouble] #11 | Tackling Down

Advertisements

[Double-Trouble] #7 | Rebellion

Title: Rebellion
Genre: family, friendship
Rating: PG-13
Character: Lee Taemin (SHINee), Kim Jongin (EXO-K)
Length: 1262 words

Ketika Jongin mencapai pintu perpustakaan yang lengang, telinganya langsung menangkap suara seseorang yang sangat familiar dengannya. Rasanya jelas sekali, padahal di sekitarnya sedang tidak ada orang –entah itu karena orang itu berbicara terlalu keras, atau ruangan ini yang terlalu sepi, atau karena telinganya saja yang terlalu peka pada suara itu.

Continue reading [Double-Trouble] #7 | Rebellion

[Cafe Latte] #10.2 – Bitter Flashback

Title: Flashback
Genre: romance, angst
Rating: PG-13
Character: no Baekhyun here (wait, just a little bit) and I… don’t tag OCs._.

Hujan itu menyenangkan –meski kadang dinginnya menggigit, tapi tidak ada yang bisa menandingi sensasi menggelitik yang muncul ketika impuls-impuls penciuman dihasilkan oleh ujung akseptor di dalam mukosa hidung, membuat otak –bukan hidung– merasakan aroma khas hujan. Kau tahu, campuran tanah dengan air yang tercium segar.

Continue reading [Cafe Latte] #10.2 – Bitter Flashback

[Cafe Latte] #10.1 | The Day

Title: The Day
Genre: fluff, romance, friendship, family… angst *kemudian bingung sendiri
Rating: PG-13
Character: see tags :3

Sungra mengusap matanya yang sembap, kurang tidur. Pukul lima pagi sama sekali bukan waktunya untuk bangun, mengingat ia juga bukan seorang morning person dan jam biologisnya jelas-jelas menolak dibangunkan jam segini. Tapi mau bagaimana lagi jika sang eomma sudah -berusaha keras- membangunkannya dari tadi? Bisa-bisa akan ada kuliah umum subuh-subuh begini.

Suara dering ponselnya terdengar. Astaga, orang gila mana lagi yang menelepon orang lain jam segini?

Continue reading [Cafe Latte] #10.1 | The Day

[Cafe Latte] #8 | Sudden Changes

Title: Sudden Changes
Genre: romance, fluff, angst
Rating: PG-13
Character: same… ah wait, I added one more namja chara and I am not planning to give him a name nor attach a person to him so… let it be that way, ara?

Masih ada satu minggu menjelang pernikahannya dan Sungra masih menanggapi segala hal di sekelilingnya dengan santai. Memangnya apa yang perlu diributkan? Tidak ada, menurutnya. Baekhyun sudah sembuh total —namja itu bilang confession mendadak Sungra menjadi salah satu faktor utama ia cepat sembuh–, ia sendiri juga sedang dalam kondisi sehat. Segala macam persiapan yang dibutuhkan sudah bisa dibilang sembilan puluh persen siap. Gedung sudah dipesan, undangan masih dalam proses penyetujuan desain –tapi dia tahu kalau hal seperti itu bisa selesai dalam waktu cepat–, gaun dan tuksedo serta pakaian untuk pengiring dan sebagainya juga sudah hampir jadi, apa lagi yang kurang? Ia rasa tidak ada. Setidaknya sekarang ia bisa menunggu dengan tenang hingga hari besarnya tiba, dan kenyataannya ia benar-benar tenang, sama sekali tidak merasa gugup atau apa, entah kenapa. Gadis itu sendiri tidak tahu apa yang terjadi dengan otaknya yang -sepertinya- makin hari makin tidak benar kerjanya. Entahlah. Sudahlah.

Continue reading [Cafe Latte] #8 | Sudden Changes

[Cafe Latte] #6 | Lithe

Title: Lithe
Genre: romance, friendship
Rating: PG-13
Character: usual (kekeke) + supporting cast :B (not different at all lol)

Melihat Baekhyun datang pagi-pagi sekali untuk menyiapkan makanan di rumah sudah menjadi kebiasaan sehari-hari bagi Sungra sekarang. Meski tidak setiap hari tapi tetap saja sering, setidaknya tiga kali seminggu ia akan bertandang ke rumah gadis itu, membuatkan sarapan spesial –ala Baekhyun, katanya– untuk empat orang. Sekali waktu Sungra iseng bertanya kenapa namja itu tidak sarapan di rumah dan membuatkan sarapan untuk kedua orang tuanya alih-alih untuk keluarga lain, jawabannya cukup membuatnya terkejut –Baekhyun tinggal sendiri di apartemen studio yang, sesuai tipenya, hanya terdiri dari kamar tidur dan kamar mandi ditambah balkon kecil. Lalu kenapa ia tidak tinggal di rumah saja?

“Saat eomma dan appa pindah ke Jepang, rumah keluarga kami disewakan.” kata Baekhyun pada suatu pagi sambil mengoleskan mayones ke selembar roti tawar dan menutupinya dengan selada. “Karena aku ditinggal di sini sendiri, jadi mereka membelikanku apartemen. Jadi secara teknis kami tidak punya rumah di Seoul sini –kecuali rumah yang di kampung halaman kedua orang tuaku dan kalau rumah di Seoul habis masa sewanya.” jelasnya lagi, meletakkan daging asap yang masih berasap di atas roti tadi.

Continue reading [Cafe Latte] #6 | Lithe

[Ficlet] His Side

Title: His Side
Genre: angst, twist, friendship
Rating: G
Character: find-it-by-yourself, fellas~

“Annyeong haseyooooo~”

Aku menghentikan kegiatanku –membalik-balik lembaran komik– begitu mendengar suara seseorang yang baru saja melangkah masuk ke dalam kelas. Sungra, eh? Tumben dia tidak telat.

Saat aku berdiri untuk menghampirinya, Kai menggelengkan kepala, seperti yang biasa ia lakukan. “Dia lagi?” tanyanya. Aku mengangguk sekilas. Kai sudah hapal kebiasaanku untuk menghampiri meja Sungra setiap pagi. Ia duduk sendiri dan kadang aku duduk di sebelahnya saat pelajaran cukup santai, selebihnya aku bisa ditemukan di sebelah Kai. Semenyenangkan apapun duduk di sebelahnya, aku masih akan berpikir ulang jika harus berada di tempat ‘strategis’ bagi para guru itu saat pelajaran yang membuat mata berat. Sebelum aku benar-benar berlalu, Kai sempat menitip-pinjam buku PR Fisika Sungra. Dasar parasit tugas.

Continue reading [Ficlet] His Side

Sketches, Sketcher, Object | #3 : Critical Breakdown, Essential Words

Title: Sketches, Sketcher, Object | #3 : Critical Breakdown, Essential Words
Genre: romance, angst, twist, friendship
Rating: PG-13
Character/Scene: Kaichou-sama!

Ruang OSIS sepi, hanya terdengar suara halus dari mesin laptop yang sedang kugunakan dan sesekali suara gesekan kertas yang dibalik Taemin yang sedang membuat laporan bulanan. Hanya ada kami di ruangan ini, dan entah kenapa, atmosfernya jadi terasa aneh TT….TT. Ini mungkin karena aku yang aneh, sementara dia biasa saja. Aku masih berharap apa yang dikatakan Baekhyun tempo hari benar, soal kemungkinan dia -Taemin- tertarik padaku sekitar 25%. Kalau benar begitu, kurang beruntung apa lagi aku?

Tiba-tiba Taemin menyodorkan sebotol minuman ke depanku tanpa berkata apa-apa. Apa maksudnya? Menawari, memberikan, atau malah menyuruh membukakan?

Continue reading Sketches, Sketcher, Object | #3 : Critical Breakdown, Essential Words